Kiandra Nilai Yogyakarta Perlu Sirkuit Permanen untuk Cetak Pembalap Masa Depan

  • Administrator
  • Kamis, 30 April 2026 06:59
  • 6 Lihat
  • Sorotan

Pembalap muda Indonesia, Muhammad Kiandra Ramadhipa, menilai Yogyakarta membutuhkan sirkuit permanen guna memperkuat pembinaan atlet balap motor sekaligus mempermudah proses latihan bagi pembalap muda di daerah tersebut. Menurutnya, keberadaan fasilitas latihan yang representatif menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas pembalap sejak usia dini.

 

Dalam keterangannya, Kiandra mengakui keterbatasan fasilitas latihan di Yogyakarta tidak menyurutkan semangatnya untuk terus berkembang. Namun, ia berharap ke depan tersedia sirkuit permanen yang memungkinkan pembalap berlatih secara optimal tanpa harus sering berpindah daerah. Ia menyebut fasilitas yang lebih baik akan membuka peluang latihan lebih intens sekaligus membantu melahirkan talenta balap baru dari Yogyakarta.

 

Pembalap asal Sleman itu mengatakan tetap memaksimalkan latihan dengan sarana yang tersedia saat berada di Indonesia. Meski harus berlatih di fasilitas non-sirkuit seperti stadion, ia menjadikannya sebagai motivasi tambahan untuk terus meningkatkan kemampuan fisik dan teknik. Untuk mendapatkan pengalaman di lintasan permanen, Kiandra kerap berlatih di sirkuit luar daerah, termasuk di kawasan Boyolali yang memiliki fasilitas lebih memadai.

 

Pandangan serupa disampaikan mantan pembalap Moto2 Indonesia, Doni Tata Pradita, yang menilai Yogyakarta memiliki potensi besar sebagai basis pembinaan pembalap nasional. Meski telah melahirkan banyak atlet berprestasi, ia menilai daerah tersebut masih membutuhkan dukungan infrastruktur berupa sirkuit permanen agar proses pembinaan berjalan lebih maksimal.

 

Doni menambahkan, budaya latihan bersama dan banyaknya sekolah balap di Yogyakarta menjadi modal kuat dalam mencetak pembalap berkualitas. Bahkan dengan keterbatasan fasilitas yang ada, daerah ini tetap mampu melahirkan pembalap yang bersaing di level internasional.

 

Saat ini, Kiandra tengah meniti karier internasional melalui ajang Red Bull MotoGP Rookies Cup dan FIM JuniorGP World Championship. Namanya mencuri perhatian setelah meraih kemenangan perdana pada Race 2 Red Bull Rookies Cup di Sirkuit Jerez, Spanyol. Prestasi tersebut menambah daftar pembalap asal Yogyakarta yang tampil di pentas dunia, mengikuti jejak Veda Ega Pratama di kelas Moto3.

 

Foto: IG @mk.ramadhipa212

Motogp

Komentar

0 Komentar